Spiderman Si Tokoh Laba-Laba

Aturan 1: Jangan pernah mau rugi
Aturan 2: Jangan pernah lupa aturan no.1
Wareen Bufett (Investor dan orang terkaya di dunia)

Tujuan utama manajemen adalah memaksimalkan kekayaan pemegang saham, caranya bisa juga dengan memaksimalkan harga saham perusahaan melalui peningkatan nilai tambah aset/pasar. Manajemen harus memastikan bahwa kinerja perusahaan berupa aset, omset, maupun laba yang dikendalikannya meningkat secara bertahap dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tidak ada pebisnis/investor yang ingin merugi, betul ?  

Kerugian tidak hanya membuat uang atau asset Pemegang Saham berkurang, tetapi jatidiri dan kredibilitas Manajemen juga dipertaruhkan. Ketika rugi, banyak orang menghibur diri dengan mengatakan bahwa kerugian itu biasa. Sesungguhnya itu membohongi diri sendiri. Apapun yang terjadi, hindarkanlah kerugian. Kalau suatu saat kerugian itu toh terjadi juga, berusahalah dengan keras untuk menggantinya dalam bentuk non finansial seperti peningkatan citra perusahaan.

Buatlah alarm manajemen risiko sebagai alat bantu manajemen untuk menghindari terjadi kerugian. Ingat, Pemegang Saham suka dengan tokoh spiderman karena dia laba-laba bukan rugi-rugi. Jadilah manajer seperti Spiderman si tokoh laba-laba, alumni FL bisa !

Budi Wahyu Mahardhika – SNF Consulting

Buatlah Anggaran, Beli Yang Perlu Saja...

Keran air yang bocor setetes demi setetes, akan membuang bergalon-galon air.
J. Donald waters (Pemotivasi)

Semua perusahaan sukses berkategori “Star” memiliki anggaran belanja yang harus ditaati agar perusahaan dapat terus bertahan. Terkadang kita kaget ketika melihat pengeluaran yang menurut kita itu hal yang kecil tapi semakin bertambah tanpa disadari.

Tanpa adanya anggaran, bisnis Anda akan tergoncang ketika semuanya harus Anda bayar pada saat yang bersamaan. Anggaran itu bersinggungan dengan aliran kas perusahaan layaknya aliran darah, jika terhenti maka bisnis Anda juga akan berhenti.   

Dengan menyusun anggaran mingguan yang baik, Anda akan melihat tanda peringatan bagi perusahaan Anda “over budget” lebih dini. Waspadailah pengeluaran yang tidak tampak sebagai pengeluaran. Luangkan waktu untuk menghitung detail pengeluaran Anda, maka Anda akan terkejut melihat banyaknya pos yang bisa dipangkas. Setiap rupiah yang dihemat, tentu dengan cara yang wajar, tidak mengurangi fungsi dan kualitas akan menentukan kehidupan perusahaan Anda di masa mendatang. 

Pebisnis, ayo segera buat anggaran perusahaan.. jalankan, patuhi dan beli yang perlu saja. Alumni FL, bisa !

Budi Wahyu Mahardhika – SNF Consulting

Visi Menabung

Jika Anda ingin sungguh-sungguh kaya, Anda harus menabung 15 persen dari penghasilan Anda.
David Bach (penasihat keuangan, penulis buku “Smart Couples Finish Rich”)

Anda  wajib membayar 5-30 persen dari penghasilan Anda kepada pemerintah, dalam bentuk pajak penghasilan (PPh) atau income tax. Mengapa Anda tidak bersedia untuk menyimpan dalam persentase yang sama untuk diri sendiri? Orang miskin dan kelas menengah terjerat kebutuhan dan keinginannya sendiri, sehingga tidak mampu menyisihkan 15 persen. Itulah yang membedakan mereka dengan miliarder.

Bagaimana dengan perusahaan yang bagus ? Perusahaan yang mempunyai pertumbuhan tinggi atau HGE (High Growth Enterprise) adalah perusahaan yang mempunyai pertumbuhan laba minimal 20% dari nilai omset atau kita bisa melihat dari rasio keuangan NPM (Net Profit Margin)-nya minimal 20%. Makin tinggi pertumbuhan, makin tinggi penjualan dan makin efisien maka akan semakin bagus asal tidak mengurangi fungsi dan kualitas.

Laba bersih yang ditahan (Minimal 20%) atau sisa gaji (minimal 15%) tersebut akan dialokasikan untuk RD (Revenue Driver), pembelian aset untuk pemicu omset bukan untuk pembeliaan barang2 konsumtif. 

Bagaimana dengan Anda atau perusahaan Anda yang selalu kehabisan uang? Tidak ada laba atau sisa gaji bahkan mengalami kerugian. Itu bukan berarti Anda tidak memiliki cukup uang. Melainkan, Anda tidak memiliki cita-cita yang cukup besar untuk membuat Anda menyisihkan uang. Jika Anda memiliki keinginan yang besar untuk dikejar, Anda tidak akan banyak membuang uang hasil kerja keras Anda hanya untuk membeli barang2 konsumtif.

Berhentilah sejenak untuk merenung tentang keinginan, impian, cita dan visi Anda. Mulailah dengan memiliki tujuan / visi. Sudahkah teman2 alumni FL sudah memiliki visi ? 
Selamat morning, tetap semangat ! 

Budi Wahyu Mahardhika – SNF Consulting

Hanya orang menaburlah yang akan menuai

B. C. Forbes (Pendiri majalah Forbes)

Uang ibarat bulir-bulir padi, dan sawah ibarat lahan investasi. 
Bila anda menaburkannya di lahan yang subur dan digarap dengan baik, maka Anda akan memetik penen berlipat ganda. 

Bila Anda tidak menaburkannya, Anda tidak akan menuai. Bila Anda mengkonsumsinya, ia akan segera habis. 

Begitu pula bila Anda salah memilih lahan, bulir-bulir padi Anda akan mengering dan hilang sia-sia.
Uang sebagai modal selanjutnya bisa didapatkan dari pengusaha yang berhasil mendapatkan laba ditahan dan melakukan kerjasama. Jika yakin terhadap bisnis-nya, pengusaha bisa juga mencari pembiayaan yang murah untuk digunakan investasi. 

Bagaimana dengan lahan investasi dan kemampuan menggarap ? Tidak ada yang instan. Butuh keseriusan belajar, pengalaman dan jam terbang.  Kembali ke kemampuan pengusaha-nya dalam meningkatkan nilai tambah. 

Anda pengusaha ? Opportunity Cost Anda ? Target tahun ini, laba mau naik berapa % dari tahun lalu ? Ayo fokus.. alumni FL, Bisa !

Budi Wahyu Mahardhika – SNF Consulting

I Love My Job...

Setelah sekian lama bekerja di keuangan (Konsultan 6 tahun, Bagian Keuangan 4 tahun). Kini, gue dipindah di bidang pengembangan bisnis dan trading. Bisnis? siapa takut? pengalaman dodolan saat jadi mahasiswa, Insya Allah sangat membantu tapi gue yakin semua pekerjaan itu bisa diselesaikan jika kita punya kecintaan terhadap pekerjaan kita. Yes, I Love My Job....


Saat Seminar MM40 di UNS, ada 8 saran dari Bpk. JB. Susanto (Direktur Wisangka) jika kita mau terjun di bisnis.Semua saran pakai nama penyakit agar mudah diingat sehingga kita harus bisa menjauhkan penyakit-penyakit yang ada dibawah ini :

1. Penyakit Tuli alias Tunggal Pembeli, kita harus mempunyai banyak pembeli. Wisangka mempunyai buyer sebanyak 330 perusahaan di 72 negara jadi ketika ada buyer yang bangkrut karena krisis ekonomi, kita masih mempunyai banyak cadangan he...he...

2. Penyakit Batuk alias Barang Tunggal Ketinggalan. Barang dodolan itu harus banyak macamnya dan Update Bro.. jangan sampai ketinggalan jaman... Kita harus mempunyai Divisi Penelitian & Pengembangan agar punya produk yang bisa selalu mengikuti keinginan pelanggan dan tren dari suatu produk/jasa.

3. Penyakit Mencret alias Menjual Ceroboh dan Teledor. Barang cacat jangan dijual MasBro, kalau pelanggan kecewa.. jangankan mau kembali beli lagi, beli satu aja bisa misuh2x atau ngumpat karena kecewa. Ini merupakan doa yang buruk bagi perusahaan kita. Oleh karena itu, produk itu harus cantik.. cantik.. (Kata Tante Syahrini) trus pasca jualnya juga Oke bingiits...

4. Penyakit Kudis alias Kurang Disiplin. Hadeuh... jangan harap jadi pebisnis jika kita masih sering bangkong alias bangun kesiangan atau pelor alias nempel langsung molor.Pebisnis itu pekerja keras, pekerja cerdas, pekerja ikhlas dan selalu tepat waktu bukan pemalas, tukang cengeng dan tukang molor. Awal bisnis itu saat terberat jika kita tidak sungguh2 perusahaan kita bisa bangkrut.

5. Penyakit Kutil alias Kurang Terampil. Jaman sekarang itu jaman hitech, jaman yang semuanya sudah serba canggih maka dari itu kita harus bisa mengUpgrade diri kita untuk bisa menang dalam persaingan.Baca e-mail, mengoperasikan software, bikin website, SEO, bikin SIM (Sistem Informasi Manajemen) dll adalah suatu keharusan setiap pebisnis. En..jangan lupa boso londo yow... Minimal English lah... :)

6. Penyakit Kurap alias Kurang Pengalaman. Proses belajar dan mengajar dari seorang pebisnis adalah suatu kewajiban. Pebisnis itu gelas-nya harus selalu kosong sehingga mampu menerima pelajaran dari siapapun. Kalau kita merasa kurang pengalaman : carilah seorang guru bisnis, bisa juga ikut seminar, baca buku bisnis, cari konsultan dan bahkan ikut dulu bisnis orang lain sehingga kita mampu terhindar dari kerugian dikarenakan ketidaktahuan kita.

7. Penyakit Campak alias Campur Keluarga. Keuangan perusahaan dengan keuangan keluarga harus dicatat terpisah, begitupun dengan kebijakan dan aturan perusahaan harus juga dibuat terpisah. Ini diberlakukan untuk menghindari dari konflik kepentingan.

8. Penyakit Kanker alias Kantong Kering. Setiap perusahaan tidak selamanya jaya, ada juga terjadi masa sulit. Oleh karena itu, prinsip cost leadership dan cost efectiveness adalah suatu keharusan yang harus dilaksanakan oleh semua stakeholder. Tidak terkecuali Pebisnis, pemimpin perusahaan adalah orang pertama yang harus bisa menerapkan prinsip efisien, efektif dan kesederhanaan sebelum lainnya agar kantong perusahaan tetap tebal dan dapurnya tetap ngepul. Betul ?

Itulah materi yang saya dapat dari Seminar MM40 di UNS Surakarta semoga bisa bermanfaat bagi teman2 sekalian. Amin...


Salam Mantaf Jaya dan Tetap Semangat....
Budi Wahyu Mahardhika





Bisnis VSI di Wilayah Solo Raya




VSI berawal dari keprihatinan Yusuf Mansur akan banyaknya asset negara yang sedikit demi sedikit diambil alih oleh kapitalis asing, terlebih dengan banyaknya toko kelontong dan toko tradisional yang mulai tergusur oleh toko retail modern yang mulai menjamur dimana-mana. Rakyat kecil sedikit demi sedikit kehilangan mata pencaharian. Yusuf Mansur memiliki gagasan untuk membuat software penjualan pulsa dan all-payment gateaway yang lazim dimiliki oleh toko retail modern yang tidak dimiliki oleh toko kelontong tradisional.

Dengan software ini, sebuah toko kelontong sederhana dapat melayani penjualan pulsa GSM CDMA All operator, penjualan Token Listrik Prabayar, pembayaran tagihan listrik abonemen, tagihan telfon rumah, tagihan internet, TV Kabel, PDAM & tiketing. Sehingga Toko Kelontong memiliki nilai tambah dimata konsumen & memiliki tambahan penghasilan untuk pemiliknya.

Yusuf Mansur memilih sistem pemasaran dengan skema Network Marketing untuk memasarkan software ini. Terbukti bahwa sistem yang menjadikan pemasarnya sebagai bintang iklan dari sistem ini, adalah sistem pemasaran terbaik yang dapat menjangkau semua lapisan masyarakat. Yusuf Mansur juga memiliki visi untuk menjadi perusahaan network marketing terbaik di Indonesia, sehingga pasar network Indonesia tidak lagi dimonopoli oleh perusahaan asing.


Apakah Anda Leader MLM atau Anda lagi mencari peluang bisnis MLM baru? Anda wajib melihat peluang VSI yang baru ini di Launching Ustadz Yusuf Mansyur. Jangan menunda yang satu ini, karena kami sangat yakin VSI benar-benar akan berkembang dengan kecepatan yang luar biasa…!

VSI dirancang untuk pemula dan Leader MLM berpengalaman. Sederhana, Mudah diduplikasi, dan Modal Kecil tapi dengan Potensi Penghasilan Ratusan hingga Milyaran Rupiah…. “


Mari Bergabung di Klub VSI Solo & Yogyakarta


www.peluangbisnis-vsi.com
atau
www.klikvsi.com/?ref=VP3946999

www.peluangbisnis-vsi.blogspot.com

Hubungi : Budi Wahyu Mahardhika
081331529764 – (0271) 2230030 – Pin BB : 29D05B0A

Berminat DVD & Brosur?
Hanya 15 rb (Belum termasuk ongkir)
-------------------------------------------------------------------------------------------
                  SEMINAR PERDANA PELUANG BISNIS VSI
                         (PT Veritra Sentosa Internasional)
Indonesia Berjamaah - Kita sukseskan gerakan menuju 10 Juta komunitas,
Hadiri VSI CLUBSOLO

HARI / TANGGAL   : MINGGU, 20 OKTOBER 2013
WAKTU                    : JAM 09.30 s.d SELESAI
TEMPAT                   : RM. SARI BUNDO, Jl. GAJAH MADA NO.36 SOLO
                                  (DEPAN HOTEL NOVOTEL)
TICKET*                   : RP. 50.000,- HARI H, SEBELUM HARI H Rp. 30.000,-
                                  (MAKAN SIANG, DVD DAN BROSUR)

PEMBICARA           : BPK. H. WIDI JUNIARDI (TOP LEADER VSI)
                                : BPK. NOOR YUSUF SAMAPTA BHAKTI (LEADER VSI)
MC                          : BPK. BUDI WAHYU MAHARDHIKA

Reservasi tiket hubungi : 081331529764
*Tempat terbatas
PAMFLET


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SEMINAR PERDANA PELUANG BISNIS VSI
(PT Veritra Sentosa Internasional)
Accelerate Your Income with VSI Bersama Ustad. Yusuf Mansur, 
Ubah pengeluaran rutin menjadi pemasukan.
Indonesia Berjamaah - Kita sukseskan gerakan menuju 10 Juta komunitas,
Hadiri VSI CLUBSEMARANG

HARI / TANGGAL  : KAMIS, 17 OKTOBER 2013
WAKTU                   : JAM 14.00 S/D SELESAI
TEMPAT                  : OFFICE HALL LT.2 MESJID AGUNG JAWA TENGAH
                                  JL. GAJAH MADA NO. 12 SEMARANG
TICKET*                  : KONFIRMASI

PEMBICARA           : UST. YUSUF MANSUR (FOUNDER & OWNER PT. VSI)
                            
Reservasi tiket hubungi : 081331529764
*Tempat terbatas
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SEMINAR PERDANA PELUANG BISNIS VSI
(PT Veritra Sentosa Internasional)
Accelerate Your Income with VSI Bersama Ustad. Yusuf Mansur, 
Ubah pengeluaran rutin menjadi pemasukan.
Indonesia Berjamaah - Kita sukseskan gerakan menuju 10 Juta komunitas,
Hadiri VSI CLUBMAKASAR

HARI / TANGGAL  : SENIN, 30 SEPTEMBER 2013
WAKTU                   : JAM 14.00 WITA S/D SELESAI
TEMPAT                  : GEDUNG GRAHA PENA LT.4
                                  JL. URIP SUMOHARJO NO.20 MAKASSAR
TICKET*                  : Rp. 50.000,-

PEMBICARA          : UST. YUSUF MANSUR (FOUNDER & OWNER PT. VSI)
                            
Reservasi tiket hubungi : 081331529764
*Tempat terbatas (1000 Orang) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SEMINAR PERDANA PELUANG BISNIS VSI
(PT Veritra Sentosa Internasional)
Accelerate Your Income with VSI Bersama Ustad. Yusuf Mansur, 
Ubah pengeluaran rutin menjadi pemasukan.
Indonesia Berjamaah - Kita sukseskan gerakan menuju 10 Juta komunitas,
Hadiri VSI CLUBSURABAYA

HARI / TANGGAL  : RABU, 18 SEPTEMBER 2013
WAKTU                   : JAM 18.15 S/D SELESAI
TEMPAT                  : CONVENTION HALL
                                  JL. ARIEF RAHMAN HAKIM 131-133 SURABAYA
TICKET*                  : Rp. 50.000,-  HARI H, SEBELUM HARI H Rp. 30.000,-

PEMBICARA          : UST. YUSUF MANSUR (FOUNDER & OWNER PT. VSI)
                            
Reservasi tiket hubungi : 081331529764
*Tempat terbatas (1500 Orang)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sekilas Buku "Your Financial Road Map"



Apa itu “Road Map” ?

Road Map apakah itu? Road Map adalah peta jalan atau bisa juga acuan untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan dalam hal ini adalah kekayaan. Ya, acuan, kita harus menentukan acuan untuk berjalan selangkah demi selangkah dalam setiap pembelajaran.
Setiap praktisi bisnis dan keuangan mempunyai pandangan yang berbeda dalam hal menentukan acuan ini tapi Saya mengambil kesimpulan dari berbagai sumber, paling tidak ada 8 hal acuan untuk meraih kekayaan yang kita impikan.

Kedelapan Road Map itu, yaitu :

1. Mindset,
Yup, sekali lagi soal mindset. Ini adalah sumber dari semua cara berpikir dan pola tindakan kita. Ini harus diberesin dulu, jika tidak dibereskan maka hasilnya kurang maksimal.
Orang yang sudah take action, tapi gagal terus, biasanya gara-gara salah di mindset ini.
Contoh Mindset yang salah :

"Buat apa mengejar-ngejar kekayaan. Kekayaan tidak menjamin hidup bahagia, kekayaan tidak menjamin masuk surga"
Apa lagi ini... Anda lahir pada bla3x, Anda tidak cocok kerja di air, Anda seharusnya cocok kerja di hutan he3x

2. Goals.
Ya, kita harus punya tujuan yang jelas. Tentukan goals yang jelas. Kalau tidak ada goals yang jelas bisa jadi kita kehilangan arah dalam mencapainya.
Masih ingat cerita doa bangun sepagi mungkin? cerita ini menjelaskan bagaimana kita harus menentukan tujuan secara jelas dan detail
tentang keinginan kita.
Jika kita ingin berdoa agar dibangunkan pagi hari jam 4 maka doa seharusnya adalah ya Allah bangunkanlah aku jam 4 bukannya ya Allah bangunkanlah aku sepagi mungkin.

Nanti bangkong lo.. kan jadi repot J

3. Financial Plan.
Setelah goals-nya jelas, maka diperlukan perencanaan keuangan yang baik agar tujuan kita bisa tercapai.
Perencanaan keuangan adalah alat bantu untuk mencapai tujuan tapi yang terpenting adalah pelaksanaannya jika tidak dilaksanakan maka akan mubazir. ( Penulis gak dapat pahala, pembaca juga gak jadi kaya he…he ).
Nah, di buku ini juga akan dijelaskan secara detail dan  sederhana  tentang  bagaimana  memper-gunakan alat ini.

4. Debt Management.  
Buku ini juga mengajarkan manajemen hutang agar orang-orang yang bermasalah dengan hutang dapat mengeliminasi hutang-hutang yang merugikan mereka secepat mungkin. Daripada uang habis buat bayar bunga hutang, lebih baik untuk investasi!

5. Eficiency & Grow.
Ini juga harus dilakukan. Jangan hanya memperbesar income tapi boros dan akhirnya bangkrut juga. Di sini kita diharuskan untuk selalu berusaha menekan pengeluaran. Live below your mean, hidup sederhana. Hidup sederhana berbeda lho dengan hidup miskin. It's defferent baybeh !
Inti efisiensi adalah gaya hidup hemat tanpa mengorbankan pengeluaran  yang memang diperlu-kan.  Tetapi   juga  harus   bisa   menikmati  hidup,  menurut saya.
Kalau sudah terkumpul uangnya, harus direncanakan pertumbuhannya. Grow hanya bisa dilakukan dengan investasi. Ilmu mengenai investasi dan bagaimana mengalokasikannya juga Anda dapatkan dalam buku ini pada bab 5.

6. Increase Income.
Ini yang menarik. Bagaimana meningkatkan omzet dan profit bisnis secara mudah dan sederhana bagi pengusaha. Bagi pekerja,  bagaimana  mendapatkan pemasukan lebih besar dari sebelumnya? Bukan melalui demo lho...

7. Protect.
Aset kita harus aman. Caranya? Bisa lewat asuransi, bantuan hukum, jasa pengelola aset dan sebagainya. Banyak lho, orang yang pintar mengumpulkan tapi tidak diprotect. Akhirnya amblas begitu aja. Bila itu terjadi maka pada masa pensiun kita akan gigit jari. Bukannya begitu?

8. Spiritual Finance.
Shodaqoh, zakat, infaq adalah investasi dunia akhirat dengan tingkat pengembalian yang tidak terhitung jumlahnya. The Power of Giving (kekuatan untuk memberi) ini adalah syarat sah untuk menjadi orang kaya. Bila ingin kaya, jangan lupa ilmu yang satu ini.
Spiritual finance juga membahas bagaimana kekayaan itu didapatkan. Tentu saja kekayaan yang berkah bukan kekayaan asal sikat. Mau kasih makan keluarga dengan hasil haram ? ngga mau kan!


Penulis
Budi Wahyu Mahardhika


Bedanya Anas dan LHI | Sebuah Catatan Hukum

Asyik nya Dunia Maya dengan segala fasilitasnya adalah seseorang bisa mengekspresikan apa yang ada dibenaknya untuk publik. Gonjang ganjing penegakan hukum pasti mengganggu setiap orang baik-baik di Indonesia, yaitu ketika supremasi hukum yang didasari ketegasan dan keadilan diabaikan.

Mengapa saya buat tulisan ini, hanya untuk mengajak semua pihak menjadi unsur perbaikan, karena saya yakin betul, setiap manusia yang punya nyawa berpengaruh terhadap baik dan buruknya kondisi suatu kaum. Mungkin lebiha baik, mungkin lebih buruk.

Tergelitik saya membuat tulisan ini, ketika sekitar 30 menit yg lalu, saya lihat Bang Anas diwawancara dalam kondisi bebas, dengan sarung berwarna gelapnya, sangat terawat mungkin baru mandi karena segar bugar, sambil makan bakso (mungkin) di dalam mangkok.

Anas Urbaningrum inilah yang sekarang heboh dan didukung hampir semua media sebagai korban konspirasi, terdzolimi, dan korban makar, karena ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya ditetapkan pula sebagai tersangka Luthfi Hasan Ishaaq oleh KPK. Tak sampai 15 jam saja langsung dipenjara LHI ini.

Apa bedanya? mari kita lihat perbedaan keduanya.

A. ALAT BUKTI

Sesuai dengan Undang-undang, Alat bukti adalah :
Pasal 184 ayat (1) KUHAP adalah sebagai berikut
a. Keterangan Saksi;
b. Keterangan ahli;
c. Surat;
d. Petunjuk;
e. Keterangan terdakwa.

Alat Bukti Anas
Alat bukti untuk Anas sudah didapat KPK lebih dari 1 tahun yang lalu, dan khalayak umum pun sudah mengetahui alat buktinya, yaitu: Keterangan Nazarudin, keterangan Angelina sondakh, Rosa, yang sudah divonis, dan lain lain. Plus dengan barang bukti pula seperti transaksi penjualan perusahaan Nazarudin kepada Anas dan istrinya, juga Toyota Harier.

Alat Bukti LHI
Adapun untuk LHI, alat bukti masih dirahasiakan. Yang saya duga adalah pengakuan Ahmad Fatonah bahwa ia akan menyuap. Walau pun tidak ada bukti transaksional uang yang konon 1 milyar itu untuk LHI.

Tentunya khalayak umum sudah mengetahui bahwa posisi 1M ini: 980 juta berada di mobil AF, 10 juta di tas pribadi AF, dan 10 juta sudah menjadi milik Maharani dalam bentuk pemberian.

Seluruh uang ini ditarik kembali oleh KPK, dan KPK menetapkan jumlahnya penuh untuk suap kepada LHI.

Alat bukti ketiga kemungkinannya adalah pertemuan di Medan. Semoga saja KPK punya kartu truf untuk menunjukan bahwa pertemuan itu ada misi tersembunyi utk suap menyuap. Karena yang terekspos ke media pertemuan itu adalah pertemuan "adu data" antara Mentan dengan Asosiasi tentang kebutuhan impor daging. Dan sampai detik ini tidak ada penambahan kuato impor.

B. PENJARA

Kasus Anas
 Anas  sekalipun tersangka, tidak mengenal penjara sebagaimana Luthfi yang langsung dipenjara. Tak terbayang oleh saya, bila Anas sampai dipenjara seperti LHI. Baru ditetapkan tersangka saja, semua menjerit karena menganggap Anas korban perbuatan dzolim dan konspirasi. Sejauh ini Anas masih sempat liburan ke Batam. Sebgaimana juga Andi Malarangeng, yang bebas berkeliaran sekitar 3 bulan lamanya. Atau tersangka lain seperti Emir Muis yang masih menghirup udara bebas setelah hampir setahun ia ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus LHI
Tentunya KPK punya alasan, yaitu LHI khawatir kabur seperti Nazarudin, dan khawatir menghilangkan barang bukti. Tentunya kekhawatiran ini tidak terjadi pada diri Anas Urbaningrum, Andi Malarangeng, juga Emir Muis.

C. SEBERAPA BANYAK BARANG BUKTI YG BISA DIHILANGKAN?

Mari kita lihat perbedaan kasus...

Hambalang

Hambalang sudah merugikan uang negara sampe TRILYUNAN. Bila uang ini belum habis, tentu masih tercecer. Baik bentuk uang, ataupun bentuk properti sebagaimana penyitaan KPK kepada aset Joko Susilo dalam kasus simulator SIM. Semoga saja para tersangka ini baik hati sebagaimana husnudzon KPK tidak akan menghilangkan barang bukti. Karena ini jelas barang bukti masih berceceran.

Kasus Impor Daging

Kasus Impor Daging: Tidak ada uang negara yg dirugikan yang ada kalau toh benar itu uang suap, itu adalah uang PT Indoguna yang berpindah tangan ke Ahmad Fatonah. Dan tidak ada bukti transaksional antara AF ke Luthfi Hasan. Baik serah terima, transfer, atau apapun.

Konon katanya 1M yang tidak berada di tangan Luthfi Hasan, dan tidak juga dalam posisi segedung dengan Luthfi Hasan, tidak juga berada dalam suatu kawasan, adalah persekot dari 40M yang akan di bayar kemudian hari. Barangkali KPK khawatir Luthfi Hasan akan menghilangkan uang yg AKAN DIA TERIMA ENTAH 2 bulan lagi, mungkin 5 bulan lagi, mungkin 1 tahun lagi. Tapi rasanya aneh, apanya yg mau dihilangkan? uangnnya aja tidak ada? baru KATANYA DIKEMUDIAN HARI dan perlu diketahui pula Kuota Impor daging tidak akan bertambah.

Sementara demikianlah notes ini dibuat.

Saya teringat ucapan "lau saroqot fatimah" (silahkan gogling tentagn hal ini) untuk menutup notes ini dengan sebuah POSTULAT dari seorang yg bernama Muhammad ibn Abdullah, dan bergelar hamba dan Rosul Allah.. yang inti sari dari postulatnya:

"Beliau jamin hancurnya suatu bangsa, adalah ketika penegak hukum tebang pilih. Atas tuan-tuan, pelanggaran hukum tidak akan ditegakkan secara adil dan tegas, adapun untuk yang bukan tuan-tuan  bahkan lawan dari tuan-tuan, hukum itu tegas bahkan kebablasan ditegakan".

Berbanggalah Anas, sedemikian belanya rakyat dari bangsa ini yang membelanya dari perbuatan dzolim, sekalipun bukti sudah terang benderan diketahui umum. []


*sumber: notes fb


NB:

    "Yang jelas koruptor harus ditangkap, tapi kalau jadi isue politik pasti keadilan tidak akan didapat, hanya 'the weak target' karyawan/mereka yang lemah yang jadi korban." (Rhenald Kasali)

Jika keduanya mengatakan konspirasi?
Manakah yang Anda lebih percaya?

Salam Konspirasi.....

Menetapkan Tujuan & Definisi Kekayaan



Kaya harus didefinisikan dengan jelas sehingga kita mudah dalam menetapkan tujuan dalam meraih visi finansial. Menurut Anda, apakah definisi kaya harta itu? apakah kaya harta itu = kelimpahan materi? Seperti punya rumah besar, mobil F1, jam keren, hp canggih dan motor GP.  Kenyataannya tidak, hal itu tidak sepenuhnya benar.  Lalu yang seperti apa baru disebut kaya harta?" secara sederhana, orang yang kaya harta adalah orang yang pendapatannya lebih besar dari pada pengeluarannya.
Apakah benar sesederhana itu ? tentu saja tidak, itu hanya dasar untuk meraih  kekayaan. Kita harus bisa menyisihkan pendapatan kita minimal 10% dari pendapatan kita.  Setelah itu duit yang kita sisihkan lalu ditabung di bank agar aman. Apakah dengan menabung kita bisa kaya? Ya tentu saja menabung saja tidak cukup. Kemampuan menabung hanya bisa membuat kita menjadi kaya, tapi tidak kaya raya. Setelah uang tabungan Anda cukup maka langkah selanjutnya yaitu menginvestasikan hasil tabungan tersebut ke bisnis atau instrumen-instrumen keuangan yang sudah ada. Bagaimana dengan deposito? Deposito kan bunganya relatif lebih tinggi dari tabungan. Apakah deposito merupakan pilihan terbaik untuk menjadi kaya? Saya kira masih banyak pilihan investasi yang return-nya lebih tinggi dari pada deposito. Apakah Anda setuju? Hanya saja kebanyakan orang tidak dapat melihatnya. Mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan kantor mereka sehingga tidak punya tenaga lagi untuk melihat peluang-peluang yang ada di sekitarnya.
Di samping itu, terkadang orang sudah merasa puas dengan gaji mereka sehingga mereka menjadi malas mencari peluang untuk menambah penghasilan. Bila sudah malas, maka Anda akan sulit berkembang apalagi untuk menjadi kaya. Jadi teruslah mencari peluang dan tidak merasa puas atas gaji yang Anda dapatkan. Kalau gitu, arti kaya itu apa ?

1.  Robert Kiyosaki, Rich Dad Poor Dad
    
Dalam bukunya Rich Dad Poor Dad, Kiyosaki menjelaskan bahwa seseorang yang kaya adalah seseorang yang bebas secara  finansial.
Bebas secara finansial artinya ia bebas menggunakan uang miliknya, bebas untuk bekerja kapan saja diinginkan, dan paling penting, bebas dari segala kekhawatiran akan masalah keuangan dimasa depan. 

Menurut Kiyosaki, kebebasan finansial dapat dicapai dengan mememiliki aset jauh lebih besar dari liabilitas.

Dia menegaskan pentingnya mengetahui perbedaan aset dan liabilitas bila ingin kaya. Aset mengalirkan uang ke kantong Anda, dan liabilitas mengeluarkan uang dari kantong Anda. Untuk menjadi kaya, seseorang harus menemukan

aset – segala sesuatu yang memasukan uang ke kantong Anda – dan memperkecil liabilitas – segala hal yang menguras uang dari kantong Anda : rumah yang ditinggali sendiri, mobil, dan seterusnya.
 
Menariknya, Kiyosaki mengajarkan bahwa rumah yang dimiliki oleh seseorang itu bukanlah aset. Mengapa? Rumah tersebut menyebabkan pemiliknya harus mengeluarkan uang secara berkala, seperti untuk membayar pajak bumi dan bangunan, membayar biaya perawatan, ataupun tagihan-tagihan lain seperti listrik dan PAM. Walaupun nilainya dari tahun ke tahun meningkat, tetapai tidak ada pendapan riil yang didapat. Anda tidak akan menikmati peningkatan nilai tersebut kecuali Anda menjual atau menyewakan rumah Anda (yang membuatnya menjadi sesuatu yang memasukan uang ke kantong). Oleh karena itu rumah lebih tepat digolongkan sebagai liabilitas.
Selain itu, Kiyosaki juga menekankan bahwa sulit mencapai kekayaan hanya dengan bekerja bagi orang lain, pekerja – bahkan yang bergaji besar sekalipun seperti dokter, pengacara dll,  mungkin menghasilkan uang, tapi mereka tidak menemukan  sumber uang. Uang tersebut akan berhenti mengalir bila mereka berhenti bekerja. Mereka bahkan cenderung terjebak dengan apa yang disebut lomba tikus – bekerja keras, mendapat gaji lebih besar, membeli lebih banyak, tagihan lebih besar, membutuhkan utang lebih banyak, dan kembali lagi pada bekerja lebih keras. Seseorang bisa menjadi kaya bila ia dapat keluar dari lingkaran tersebut dan memasuki jalur cepat, menemukan sumber uang  – yang bisa dicapai bila memiliki pengetahuan finansial yang cukup.
Untuk pernyataan Robert T. Kiyosaki di atas ada benarnya tapi tidak sepenuhnya, jangan sampai Anda keluar dari pekerjaan yang Anda geluti saat ini tanpa persiapan yang matang. Jika iya, maka dapat dipastikan cashflow keluarga Anda biasa terganggu. Oleh karena itu fokus saja dalam mencari peluang aset yang bernilai dan jangan mudah cepat puas sebelum tujuan Anda tercapai. Kita lanjutkan…. Oke deh…

Menurut Kiyosaki, ada dua hal utama yang membedakan orang kaya dengan kelas menengah dan miskin.
Yang pertama adalah kepemilikan aset, Orang kaya membeli aset,sedang kelas menengah & miskin membeli liabilitas yang mereka anggap aset.
Perbedaan kedua adalah kontrol atas uang. Banyak orang yang memenangkan undian atau ketiban rezeki besar (seperti bonus) akhirnya kehilangan rezeki itu dalam waktu singkat. Mengapa? Untuk mengontrol uang Anda harus memiliki pengendalian emosi dan pengetahuan finansial.

Orang kaya pertama-tama berinvestasi pada diri mereka sendiri dengan mengembangkan kemampuan mengendalikan uang sebelum mulai membangun kekayaan materi.

2. Dalam buku Millionaire Next Door, Danko dan Stanley

Kaya didefinisikan sebagai kesenangan memiliki aset yang bertumbuh secara signifikan, Rumusnya adalah :        

Kekayaan bersih yang diharapkan = usia dikali penghasilan tahunan sebelum pajak (semua sumber kecuali warisan) dibagi 10

Contoh :

Pak Wahyu, yang berumur 30 tahun memiliki penghasilan tahunan mencapai 60 juta – 5 juta perbulan. Masukkan ke dalam rumus, maka akan didapat:  Kekayaan bersih yang diharapkan = 60.000.000 * 30 / 10 Kekayaan bersih yang diharapkan = 180 juta rupiah. Sayangnya, kekayaan bersih Wahyu dalam kenyataannya hanya berjumlah 120 juta rupiah. Padahal mengingat penghasilan serta usianya, ia seharusnya memiliki kekayaan bersih minimal 180 juta.
Berdasarkan rumus Dancoy dan Stanley, Pak Wahyu bisa dikatagorikan miskin karena Wahyu tidak mampu mengakumulasikan harta.  

Rule of Thumb Kekayaan Bersih :

Wealth is not how much money you have but rather how long you can survive in your life style with the money you have if you loss your income today.

Kekayaan bukanlah ditentukan oleh berapa banyak uang yang Anda miliki, tetapi ditentukan oleh berapa lama Anda dapat bertahan hidup di taraf kehidupan yang Anda jalani jika Anda kehilangan pendapatan hari ini.

Perhatikan perbandingan berikut ini :

Siapa yang lebih kaya?
Pekerjaan
Konsultan
Guru
Umur
30 Tahun
30 Tahun
Pendapatan per tahun
Rp. 120 Juta
Rp. 24 Juta
Kekayaan Bersih
Rp. 240 Juta
Rp. 120 Juta
Taksiran Kekayaan Bersih
Rp. 360 Juta
Rp. 84 Juta

Berdasarkan perbandingan diatas, guru lebih kaya daripada konsultan. Pak guru bisa mengendalikan pengeluarannya dengan bijaksana sehingga jikalau dia kehilangan pendapatannya, dia masih bisa bertahan lebih lama dari pak konsultan.

Menghitung Nilai Kekayaan Bersih

Ada 3 langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui seberapa kayakah Anda, yaitu :

  1. Mencatat semua harta yang Anda miliki.
  2. Menentukan nilai utang Anda.
  3. Hitung kekayaan bersih Anda

Apakah kekayaan bersih bisa negatif? Tentu saja bisa, jika utang Anda lebih banyak daripada harta. Jika utang Anda terlalu besar maka BANGKRUT lah Anda. Terus kalau bangkrut, apa gue harus bilang WOW gitu? He…he

Tentukan tujuan keuangan Anda sekarang !!

Tulisan merupakan nukilan dari Buku Personal Finance Road Map 

Budi Wahyu Mahardhika
Calon Penulis Buku Keuangan dan Bisnis he...he
Iklan : www.inforumahsolo.com 

Nasehat Bermakna

"Dunia itu manis lagi hijau. Siapa yang memperoleh harta dari usaha halalnya lalu membelanjakannya sesuai dengan hak-haknya, maka Allah akan memberinya pahala dari nafkahnya itu, dan Dia akan memasukkannya ke dalam surga-Nya. Siapa yang memperoleh hartanya dari jalan haram lalu ia membelanjakannya bukan pada hak-haknya, maka Allah akan menjerumuskannya ke dalam tempat yang menghinakan (neraka). Banyak orang yang dititipi harta Allah dan Rasul-Nya kelak di hari kiamat mendapat siksa api neraka." (HR, al-Baihaqi)