Asyik nya Dunia Maya dengan segala fasilitasnya adalah seseorang bisa
mengekspresikan apa yang ada dibenaknya untuk publik. Gonjang ganjing
penegakan hukum pasti mengganggu setiap orang baik-baik di Indonesia,
yaitu ketika supremasi hukum yang didasari ketegasan dan keadilan
diabaikan.
Mengapa saya buat tulisan ini, hanya untuk mengajak
semua pihak menjadi unsur perbaikan, karena saya yakin betul, setiap
manusia yang punya nyawa berpengaruh terhadap baik dan buruknya kondisi
suatu kaum. Mungkin lebiha baik, mungkin lebih buruk.
Tergelitik
saya membuat tulisan ini, ketika sekitar 30 menit yg lalu, saya lihat
Bang Anas diwawancara dalam kondisi bebas, dengan sarung berwarna
gelapnya, sangat terawat mungkin baru mandi karena segar bugar, sambil
makan bakso (mungkin) di dalam mangkok.
Anas Urbaningrum inilah
yang sekarang heboh dan didukung hampir semua media sebagai korban
konspirasi, terdzolimi, dan korban makar, karena ditetapkan sebagai
tersangka.
Sebelumnya ditetapkan pula sebagai tersangka Luthfi Hasan Ishaaq oleh KPK. Tak sampai 15 jam saja langsung dipenjara LHI ini.
Apa bedanya? mari kita lihat perbedaan keduanya.
A. ALAT BUKTI
Sesuai dengan Undang-undang, Alat bukti adalah :
Pasal 184 ayat (1) KUHAP adalah sebagai berikut
a. Keterangan Saksi;
b. Keterangan ahli;
c. Surat;
d. Petunjuk;
e. Keterangan terdakwa.
Alat Bukti Anas
Alat
bukti untuk Anas sudah didapat KPK lebih dari 1 tahun yang lalu, dan
khalayak umum pun sudah mengetahui alat buktinya, yaitu: Keterangan
Nazarudin, keterangan Angelina sondakh, Rosa, yang sudah divonis, dan
lain lain. Plus dengan barang bukti pula seperti transaksi penjualan
perusahaan Nazarudin kepada Anas dan istrinya, juga Toyota Harier.
Alat Bukti LHI
Adapun
untuk LHI, alat bukti masih dirahasiakan. Yang saya duga adalah
pengakuan Ahmad Fatonah bahwa ia akan menyuap. Walau pun tidak ada bukti
transaksional uang yang konon 1 milyar itu untuk LHI.
Tentunya
khalayak umum sudah mengetahui bahwa posisi 1M ini: 980 juta berada di
mobil AF, 10 juta di tas pribadi AF, dan 10 juta sudah menjadi milik
Maharani dalam bentuk pemberian.
Seluruh uang ini ditarik kembali oleh KPK, dan KPK menetapkan jumlahnya penuh untuk suap kepada LHI.
Alat
bukti ketiga kemungkinannya adalah pertemuan di Medan. Semoga saja KPK
punya kartu truf untuk menunjukan bahwa pertemuan itu ada misi
tersembunyi utk suap menyuap. Karena yang terekspos ke media pertemuan
itu adalah pertemuan "adu data" antara Mentan dengan Asosiasi tentang
kebutuhan impor daging. Dan sampai detik ini tidak ada penambahan kuato
impor.
B. PENJARA
Kasus Anas
Anas
sekalipun tersangka, tidak mengenal penjara sebagaimana Luthfi yang
langsung dipenjara. Tak terbayang oleh saya, bila Anas sampai dipenjara
seperti LHI. Baru ditetapkan tersangka saja, semua menjerit karena
menganggap Anas korban perbuatan dzolim dan konspirasi. Sejauh ini Anas
masih sempat liburan ke Batam. Sebgaimana juga Andi Malarangeng, yang
bebas berkeliaran sekitar 3 bulan lamanya. Atau tersangka lain seperti
Emir Muis yang masih menghirup udara bebas setelah hampir setahun ia
ditetapkan sebagai tersangka.
Kasus LHI
Tentunya KPK punya
alasan, yaitu LHI khawatir kabur seperti Nazarudin, dan khawatir
menghilangkan barang bukti. Tentunya kekhawatiran ini tidak terjadi pada
diri Anas Urbaningrum, Andi Malarangeng, juga Emir Muis.
C. SEBERAPA BANYAK BARANG BUKTI YG BISA DIHILANGKAN?
Mari kita lihat perbedaan kasus...
Hambalang
Hambalang
sudah merugikan uang negara sampe TRILYUNAN. Bila uang ini belum habis,
tentu masih tercecer. Baik bentuk uang, ataupun bentuk properti
sebagaimana penyitaan KPK kepada aset Joko Susilo dalam kasus simulator
SIM. Semoga saja para tersangka ini baik hati sebagaimana husnudzon KPK
tidak akan menghilangkan barang bukti. Karena ini jelas barang bukti
masih berceceran.
Kasus Impor Daging
Kasus Impor Daging:
Tidak ada uang negara yg dirugikan yang ada kalau toh benar itu uang
suap, itu adalah uang PT Indoguna yang berpindah tangan ke Ahmad
Fatonah. Dan tidak ada bukti transaksional antara AF ke Luthfi Hasan.
Baik serah terima, transfer, atau apapun.
Konon katanya 1M yang
tidak berada di tangan Luthfi Hasan, dan tidak juga dalam posisi
segedung dengan Luthfi Hasan, tidak juga berada dalam suatu kawasan,
adalah persekot dari 40M yang akan di bayar kemudian hari. Barangkali
KPK khawatir Luthfi Hasan akan menghilangkan uang yg AKAN DIA TERIMA
ENTAH 2 bulan lagi, mungkin 5 bulan lagi, mungkin 1 tahun lagi. Tapi
rasanya aneh, apanya yg mau dihilangkan? uangnnya aja tidak ada? baru
KATANYA DIKEMUDIAN HARI dan perlu diketahui pula Kuota Impor daging
tidak akan bertambah.
Sementara demikianlah notes ini dibuat.
Saya
teringat ucapan "lau saroqot fatimah" (silahkan gogling tentagn hal
ini) untuk menutup notes ini dengan sebuah POSTULAT dari seorang yg
bernama Muhammad ibn Abdullah, dan bergelar hamba dan Rosul Allah.. yang
inti sari dari postulatnya:
"Beliau jamin hancurnya suatu
bangsa, adalah ketika penegak hukum tebang pilih. Atas tuan-tuan,
pelanggaran hukum tidak akan ditegakkan secara adil dan tegas, adapun
untuk yang bukan tuan-tuan bahkan lawan dari tuan-tuan, hukum itu tegas
bahkan kebablasan ditegakan".
Berbanggalah Anas, sedemikian
belanya rakyat dari bangsa ini yang membelanya dari perbuatan dzolim,
sekalipun bukti sudah terang benderan diketahui umum. []
*sumber: notes fb
NB:
"Yang jelas koruptor harus ditangkap, tapi kalau jadi isue politik
pasti keadilan tidak akan didapat, hanya 'the weak target'
karyawan/mereka yang lemah yang jadi korban." (Rhenald Kasali)
Jika keduanya mengatakan konspirasi?
Manakah yang Anda lebih percaya?
Salam Konspirasi.....
Tampilkan postingan dengan label Curahan Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curahan Hati. Tampilkan semua postingan
0 Comments
Belajar Mencintai Seseorang Yg Tdk Sempurna Dgn Cara Yg Sempurna
Author: Salam Kenal ! Posted under:
Curahan Hati
November 2nd, 2007
Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Adasuatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil" Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak… Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.
Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Adasuatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil" Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak… Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.
Kenapa tak pernah kau tambatkan.
perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya satu.
pelabuhan tenang yang mau menerima.
kehadiran kapalmu!
Kalau dulu memang pernah ada.
satu pelabuhan kecil, yang kemudian.
harus kau lupakan,
mengapa tak kau cari pelabuhan lain,
yang akan memberikan rasa damai yang lebih?
Seandainya kau mau,
buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya,
hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,
rumah dan pelabuhan hatimu.
( Judul Puisi " Pelabuhan " karya Tyas Tatanka, kumpulan puisi 7 penyair serang)
Adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran
seseorang akan memberi sejuta makna bagi isi jiwa. Sehingga…. saat
seseorang itu pun hilang begitu saja… Masih ada setangkup harapan
agar dia kembali….Walaupun ada kata-katanya yang menyakitkan hati….
akan selalu ada beribu kata maaf untuknya…. Masih ada beribu
penantian walau tak pasti… Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah
jodoh yang dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang
lain. Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah
memikirkannya. Haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia??
Masih
ada sejuta asa…. Masih ada sejuta makna…..Masih ada pijar bintang
dan mentari yang akan selalu bercahaya dilubuk jiwa dengan menjadi
bermakna dan bermanfaat bagi sesama….
"Lalu… bagaimana dengan cinta yang dulu pernah ada?? ” tanya saya suatu hari.
Suara hati itu berujar, " Biarkan cinta itu bermuara dengan sendirinya… disaat
yang tepat… dengan seseorang yang tepat…. dan pilihan yang
tepat……hanya dari Allah Swt. disaat dihalalkannya dua manusia untuk
bersatu dalam ikatatan pernikahan yang barokah.."
Semoga saja akan demikian adanya…
Tapi,….
Ya Allah, kenapa ini ?
Kenapa aku belum bisa melupakannya…..?
Kenapa aku masih mencintainya……?
Walaupun aku tahu, aku tidak mungkin memilikinya…
Walaupun aku tahu, aku tidak pantas untuknya….
Memang cinta tidak harus memiliki…
Dan memiliki terkadang tidak butuh cinta…
Memang tabiat dunia itu seperti ini, kadang apa yang kita inginkan…
Tidak semuanya harus tercapai……
By : Soeara hatikoe December 3rd, 2006
perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya satu.
pelabuhan tenang yang mau menerima.
kehadiran kapalmu!
Kalau dulu memang pernah ada.
satu pelabuhan kecil, yang kemudian.
harus kau lupakan,
mengapa tak kau cari pelabuhan lain,
yang akan memberikan rasa damai yang lebih?
Seandainya kau mau,
buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya,
hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,
rumah dan pelabuhan hatimu.
( Judul Puisi " Pelabuhan " karya Tyas Tatanka, kumpulan puisi 7 penyair serang)
Adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran
seseorang akan memberi sejuta makna bagi isi jiwa. Sehingga…. saat
seseorang itu pun hilang begitu saja… Masih ada setangkup harapan
agar dia kembali….Walaupun ada kata-katanya yang menyakitkan hati….
akan selalu ada beribu kata maaf untuknya…. Masih ada beribu
penantian walau tak pasti… Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah
jodoh yang dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang
lain. Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah
memikirkannya. Haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia??
Masih
ada sejuta asa…. Masih ada sejuta makna…..Masih ada pijar bintang
dan mentari yang akan selalu bercahaya dilubuk jiwa dengan menjadi
bermakna dan bermanfaat bagi sesama….
"Lalu… bagaimana dengan cinta yang dulu pernah ada?? ” tanya saya suatu hari.
Suara hati itu berujar, " Biarkan cinta itu bermuara dengan sendirinya… disaat
yang tepat… dengan seseorang yang tepat…. dan pilihan yang
tepat……hanya dari Allah Swt. disaat dihalalkannya dua manusia untuk
bersatu dalam ikatatan pernikahan yang barokah.."
Semoga saja akan demikian adanya…
Tapi,….
Ya Allah, kenapa ini ?
Kenapa aku belum bisa melupakannya…..?
Kenapa aku masih mencintainya……?
Walaupun aku tahu, aku tidak mungkin memilikinya…
Walaupun aku tahu, aku tidak pantas untuknya….
Memang cinta tidak harus memiliki…
Dan memiliki terkadang tidak butuh cinta…
Memang tabiat dunia itu seperti ini, kadang apa yang kita inginkan…
Tidak semuanya harus tercapai……
By : Soeara hatikoe December 3rd, 2006
Benarkah menikah didasari oleh
kecocokan?
Kalau dua-duanya doyan musik, berarti
ada gejala bisa langgeng..
Kalau sama-sama suka sop buntut
berarti masa depan cerah…(That
simple?……..)
Berbeda dengan sepasang sandal yang
hanya punya aspek kiri dan kanan,
menikah adalah persatuan dua manusia,
pria dan wanita. Dari anatomi
saja sudah tidak sebangun, apalagi
urusan jiwa dan hatinya.
Kecocokan, minat dan latar belakang
keluarga bukan jaminan segalanya
akan
lancar.. Lalu apa?
MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan
untuk memasukinya diperlukan
pelaku
yang kuat dan berani.
Berani menghadapi masalah yang akan
terjadi dan punya kekuatan untuk
menemukan jalan keluarnya.
Kedengarannya sih indah, tapi
kenyataannya?
Harus ada ‘Komunikasi Dua Arah’, ‘Ada
kerelaan mendengar kritik’, ‘Ada
keikhlasan meminta maaf’, ‘Ada
ketulusan melupakan kesalahan,dan
Keberanian untuk mengemukakan
pendapat’.
Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara
yang diramaikan gending cinta,
bukan rancangan gaun pengantin ala
cinderella, apalagi rangkaian mobil
undangan yang memacetkan jalan.
MENIKAH adalah berani memutuskan untuk
berlabuh,
ketika ribuan kapal pesiar yang
gemerlap memanggil-manggil
MENIKAH adalah proses penggabungan dua
orang berkepala batu dalam
satu ruangan dimana kemesraan, ciuman,
dan pelukan yang
berkepanjangan hanyalah bunga.
Masalahnya bukanlah menikah dengan
anak siapa, yang hartanya berapa,
bukanlah rangkaian bunga mawar yang
jumlahnya ratusan, bukanlah
perencanaan berbulan-bulan yang
akhirnya membuat keluarga saling
tersinggung, apalagi kegemaran minum
kopi yang sama…
MENIKAH adalah proses pengenalan diri
sendiri maupun pasangan anda.
Tanpa mengenali diri sendiri,
bagaimana anda bisa memahami
oranglain…??
Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri,
bagaimana anda bisa
memperhatikan
pasangan hidup…??
MENIKAH sangat membutuhkan keberanian
tingkat tinggi, toleransi
sedalam samudra,serta jiwa besar
untuk ‘Menerima’ dan ‘Memaafkan’. (ei)
Tapi ada satu yang bisa kita sepakati
bersama tentang
cinta. Bahwa cinta, akan membawa
sesuatu menjadi lebih
baik, membawa kita untuk berbuat lebih
sempurna.
Mengajarkan pada kita betapa, besar
kekuatan yang
dihasilkannya. Cinta membuat dunia
yang penat dan
bising ini terasa indah, paling tidak
bisa kita
nikmati dengan cinta. Cinta
mengajarkan pada kita,
bagaimana caranya harus berlaku jujur
dan berkorban,
berjuang dan menerima, memberi dan
mempertahankan.
By : Medi T.Kelautan ‘98
Thank’s bro you are memang best frend Gue
November 29th, 2006
kecocokan?
Kalau dua-duanya doyan musik, berarti
ada gejala bisa langgeng..
Kalau sama-sama suka sop buntut
berarti masa depan cerah…(That
simple?……..)
Berbeda dengan sepasang sandal yang
hanya punya aspek kiri dan kanan,
menikah adalah persatuan dua manusia,
pria dan wanita. Dari anatomi
saja sudah tidak sebangun, apalagi
urusan jiwa dan hatinya.
Kecocokan, minat dan latar belakang
keluarga bukan jaminan segalanya
akan
lancar.. Lalu apa?
MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan
untuk memasukinya diperlukan
pelaku
yang kuat dan berani.
Berani menghadapi masalah yang akan
terjadi dan punya kekuatan untuk
menemukan jalan keluarnya.
Kedengarannya sih indah, tapi
kenyataannya?
Harus ada ‘Komunikasi Dua Arah’, ‘Ada
kerelaan mendengar kritik’, ‘Ada
keikhlasan meminta maaf’, ‘Ada
ketulusan melupakan kesalahan,dan
Keberanian untuk mengemukakan
pendapat’.
Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara
yang diramaikan gending cinta,
bukan rancangan gaun pengantin ala
cinderella, apalagi rangkaian mobil
undangan yang memacetkan jalan.
MENIKAH adalah berani memutuskan untuk
berlabuh,
ketika ribuan kapal pesiar yang
gemerlap memanggil-manggil
MENIKAH adalah proses penggabungan dua
orang berkepala batu dalam
satu ruangan dimana kemesraan, ciuman,
dan pelukan yang
berkepanjangan hanyalah bunga.
Masalahnya bukanlah menikah dengan
anak siapa, yang hartanya berapa,
bukanlah rangkaian bunga mawar yang
jumlahnya ratusan, bukanlah
perencanaan berbulan-bulan yang
akhirnya membuat keluarga saling
tersinggung, apalagi kegemaran minum
kopi yang sama…
MENIKAH adalah proses pengenalan diri
sendiri maupun pasangan anda.
Tanpa mengenali diri sendiri,
bagaimana anda bisa memahami
oranglain…??
Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri,
bagaimana anda bisa
memperhatikan
pasangan hidup…??
MENIKAH sangat membutuhkan keberanian
tingkat tinggi, toleransi
sedalam samudra,serta jiwa besar
untuk ‘Menerima’ dan ‘Memaafkan’. (ei)
Tapi ada satu yang bisa kita sepakati
bersama tentang
cinta. Bahwa cinta, akan membawa
sesuatu menjadi lebih
baik, membawa kita untuk berbuat lebih
sempurna.
Mengajarkan pada kita betapa, besar
kekuatan yang
dihasilkannya. Cinta membuat dunia
yang penat dan
bising ini terasa indah, paling tidak
bisa kita
nikmati dengan cinta. Cinta
mengajarkan pada kita,
bagaimana caranya harus berlaku jujur
dan berkorban,
berjuang dan menerima, memberi dan
mempertahankan.
By : Medi T.Kelautan ‘98
Thank’s bro you are memang best frend Gue
November 29th, 2006
Kapal itu dirancang untuk mengarungi samudera..
Kapal juga dirancang agar tahan terhadap badai & hempasan ombak..
Begitu pun manusia..
Allah SWT menciptakanmu untuk dapat mengarungi kehidupan dengan baik..
Allah SWT juga memberikan cobaan sesuai dengan kemampuanmu..
Jadi kamu harus bersabar…
Jadi kamu harus tahan terhadap cobaan..
Jadi kamu harus bisa menyelesaikan masalahmu..
Seberat apapun..
Sebanyak apapun..kamu harus menyelesaikannya..
Janganlah lari dari tanggung jawab…
Karena Allah akan tetap meminta pertanggungjawabanmu…
Yakinlah…
Di dalam kesulitan pasti ada kemudahan..
Badai pasti berlalu..
Bekerjalah semoga Allah,Rasul dan orang2 yang beriman melihat pekerjaanmu..
Janganlah berhenti di sini..
Karena berhenti sama halnya dengan mati…
Suara hatiku berkata…
Kenapa kamu bisa lemah seperti ini dik..
Pejuang tidak pernah lemah…
Ayo semangat..aku yakin kamu bisa melakukannya..
Chayo..chayo..
Aku berkata..
Aku sudah berusaha tapi kenapa seperti ini..
Semuanya tidak sesuai dengan apa yang kuinginkan..
Semoga Allah meringankan setiap langkahku..
Tapi aku yakin….
Allah akan memberikan yang terbaik untukku…
By : Soeara hatikoe November 9th, 2006
Kapal juga dirancang agar tahan terhadap badai & hempasan ombak..
Begitu pun manusia..
Allah SWT menciptakanmu untuk dapat mengarungi kehidupan dengan baik..
Allah SWT juga memberikan cobaan sesuai dengan kemampuanmu..
Jadi kamu harus bersabar…
Jadi kamu harus tahan terhadap cobaan..
Jadi kamu harus bisa menyelesaikan masalahmu..
Seberat apapun..
Sebanyak apapun..kamu harus menyelesaikannya..
Janganlah lari dari tanggung jawab…
Karena Allah akan tetap meminta pertanggungjawabanmu…
Yakinlah…
Di dalam kesulitan pasti ada kemudahan..
Badai pasti berlalu..
Bekerjalah semoga Allah,Rasul dan orang2 yang beriman melihat pekerjaanmu..
Janganlah berhenti di sini..
Karena berhenti sama halnya dengan mati…
Suara hatiku berkata…
Kenapa kamu bisa lemah seperti ini dik..
Pejuang tidak pernah lemah…
Ayo semangat..aku yakin kamu bisa melakukannya..
Chayo..chayo..
Aku berkata..
Aku sudah berusaha tapi kenapa seperti ini..
Semuanya tidak sesuai dengan apa yang kuinginkan..
Semoga Allah meringankan setiap langkahku..
Tapi aku yakin….
Allah akan memberikan yang terbaik untukku…
By : Soeara hatikoe November 9th, 2006
"Dunia itu manis lagi hijau. Siapa yang memperoleh harta dari usaha halalnya lalu membelanjakannya sesuai dengan hak-haknya, maka Allah akan memberinya pahala dari nafkahnya itu, dan Dia akan memasukkannya ke dalam surga-Nya. Siapa yang memperoleh hartanya dari jalan haram lalu ia membelanjakannya bukan pada hak-haknya, maka Allah akan menjerumuskannya ke dalam tempat yang menghinakan (neraka). Banyak orang yang dititipi harta Allah dan Rasul-Nya kelak di hari kiamat mendapat siksa api neraka." (HR, al-Baihaqi)
