Sebetulnya apa saja sih materi yang akan di bahas dalam Musdalub ini? Saya memprediksikan minimal ada 3 hal penting yang akan di bahas. Apa itu? Pertama, PertanggungJawaban Badan Pengurus Harian (BPH) KAMMDA Surabaya periode 2007-2008 termasuk di dalamnya alasan utama yang menyebabkan Musdalub ini terjadi. Kita sebagai rakyat republik ini ingin tahu lebih jelas tentang alasan yang menyebabkan Sang Ketum mengundurkan diri (kalau Sekum sih udah tahu ga usah di tanya :p). Kedua, pemilihan ketum dan sekum baru untuk periode 2008-2009. Wah dasyat!! Pemilihan ketum yang baru merupakan momen yang sangat penting dalam perhelatan akbar ini. Bagaimana tidak penting? Ketum baru akan dihadapkan 2 momen luar biasa besar di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, yaitu: Pilkada Jatim 2008 dan Pemilu 2009. Jika ketum dan jajarannya lemah maka dipastikan KAMMI hanya akan menjadi penonton alias ayam sayur di momen luar biasa ini. Terakhir yang ketiga, yaitu penentuan musyawarah kerja yang dimana pengurus baru menetapkan program kerjanya.
Agenda/program kerja pengurus baru yang paling mendesak dan dahulu pernah menjadi wacana pada saat musyawarah daerah periode 2004-2005 (Agus WD), yaitu pembentukan Korps Alumni Kammda Surabaya dan kalau bisa kita gulirkan wacana ini hingga tingkat nasional tetapi tentu saja Surabaya sebagai pionir awal proyek besar ini. Mengapa proyek ini sangat penting? Mengapa proyek ini harus segera dilaksanakan? Ada 10 manfaat ekonomi yang kita dapatkan ketika kita harus membuat Korps Alumni Kammi, yaitu :
1. Terbentuknya jaringan bisnis antar anggota dan alumni di lingkup Surabaya, Jatim dan Nasional
2. Informasi lowongan pekerjaan bagi anggota KAMMI dari alumni.
3. Donatur tetap bagi alumni yang berkemampuan.
4. Informasi donatur kegiatan KAMMI dari perusahaaan/lembaga yang dikelola oleh alumni.
5. Upgrading teknis dan keilmuan dari berbagai bidang oleh alumni melalui kursus, seminar atau pun diskusi rutin departemen.
6. Sebagai konsultan gratis di berbagai bidang ilmu sesuai dengan departemen masing-masing.
7. Discount/potongan harga bagi anggota KAMMI apabila melakukan transaksi di perusahaan/merchant yang dikelola alumni.
8. Alumni sebagai investor di bisnis yang di kelola departemen keuangan.
9. Mendorong terciptanya akuntabilitas dan tranparansi KAMMDA Surabaya dengan adanya laporan keuangan yang diterbitkan sebulan sekali untuk anggota, alumni dan masyarakat.
10. Mendorong terciptanya media komunikasi yang rutin seperti buletin, majalah atau website yang berfungsi sebagai sarana komunikasi antara anggota dan alumni.
Sekian dulu saran dari saya, ini merupakan bahan masukan bagi pengurus KAMMI Daerah Surabaya yang baru yang tentu saja kita berharap akan jauh lebih baik dari pendahulu- pendahulunya. Amin..
Selamat bersidang.....
Budi W.Mahardhika
mahardhika@snfconsulting.com
Jakarta, 24 Desember 2007 jam 01.27
Mengapa pemuda Islam di Indonesia harus berwirausaha? Sebuah pertanyaan yang seharusnya mulai dipikirkan dari sekarang bagi mereka yang mengaku pemuda. Pada bahasan yang lalu, telah diawali sebuah tulisan yang menyangkut semangat kepahlawan dalam bidang ekonomi. perlu diketahui bahwa, pemuda Islam di Indonesia tidak banyak yang sepak terjangnya di dunia wirausaha. Padahal, kita tahu ranah wirausaha ini merupakan area yang cukup strategis apabila ingin menguasai dunia. Namun, sayang peluang ini masih belum cukup baik dilihat oleh pemuda Islam di Indonesia. Setidaknya ada 4 alasan yang melatarbelakangi mengapa pemuda Islam di Indonesia harus berwirausaha?
Pertama, Perbandingan kualitas Sumber Daya Manusia antara muslim dengan non-muslim yang tidak sebanding. Mari kita lihat, besar jumlah umat Islam di Indonesia saat ini mencapai 80-90% dari jumlah penduduk (160-180 juta). Jumlah pengusaha yang ada saat ini hanya 168 ribu orang. Bandingkan dengan jumlah penduduk non-muslim yang hanya berjumlah 10-20% dari jumlah penduduk (20-40 juta) tetapi dapat menguasai 70% dari jumlah total pengusaha Indonesia, yaitu 392 ribu orang. Kalau Head to Head (bersaing) maka kualitas sumber daya manusia non muslim dalam menumbuhkan kinerja ekonomi adalah 1:21 orang. Maka, jangan heran jika sampai saat ini program kristenisasi atau pemurtadan dapat hidup dan tumbuh subur di negara yang muslimnya terbesar di dunia ini. Ini merupakan alasan utama, mengapa pemuda Islam di Indonesia harus berwirausaha.
Kedua, adalah tingginya tingkat pengangguran yang diakibatkan kurang seimbangnya antara jumlah pengusaha (perusahaan) dengan jumlah pekerja. Jumlah pengangguran di Indonesia pada akhir tahun 2006 saja, yaitu: pemuda sebanyak 10,85 juta jiwa dan sarjana 385.418 jiwa (Bisnis Indonesia, 11 Nopember 2006) dan akan bertambah setiap tahunnya. Jika pengangguran tidak segera di atasi maka jumlah masyarakat miskin di Indonesia akan bertambah (Data Bank Dunia 2006, 49% penduduk Indonesia dalam kondisi miskin) sehingga akan mengakibatkan negara tidak stabil dikarenakan naiknya jumlah kriminalitas (iklim investasi terganggu).
Ketiga, ketergantungan impor di Indonesia yang sangat membahayakan. Hampir seluruh kebutuhan pokok di Indonesia harus kita penuhi dengan cara impor. Gandum/terigu 100%, pakan udang 35%, susu 70%, gula 40%, garam 50%, 25% kebutuhan daging sapi nasional (550 ribu ekor sapi), beras, kedelai dan lain-lain, bahkan minyak bumi pun kita harus impor sebanyak 40% dari kebutuhan nasional. Padahal Indonesi termasuk negara produsen minyak. (Kompas,14 Nopember 2007).
Keempat, adalah ketergantungan terhadap merek asing yang memalukan. KFC, Mc D, 5 a Sec, Starbuck, dan lain-lain mendapatkan apresiasi sangat baik di hati konsumen Indonesia. Masyarakat Indonesia lebih menyukai dan bangga memakai produk luar negeri dari pada produk dalam negeri. Bangga menggunakan produk luar negeri dianalogikan sama dengan membunuh saudara sendiri di rumah yang sama secara pelan-pelan. Negara miskin penyumbang negara-negara kaya, mungkin itu merupakan kata-kata yang pas bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Padahal, kemandirian suatu bangsa merupakan sesuatu yang mutlak yang harus dilakukan apabila bangsa ini ingin berubah ke arah yang lebih baik.
So, apakah Anda ingin berpartisipasi? Apakah Anda ingin memajukan bangsa ini? Bila iya, maka menjadi pengusaha merupakan salah satu pilihan terbaik yang harus diprioritaskan bagi kader KAMMI yang menginginkan perubahan di negeri ini. Wallahu’alam bis showab.
Budi W. Mahardhika
"Dunia itu manis lagi hijau. Siapa yang memperoleh harta dari usaha halalnya lalu membelanjakannya sesuai dengan hak-haknya, maka Allah akan memberinya pahala dari nafkahnya itu, dan Dia akan memasukkannya ke dalam surga-Nya. Siapa yang memperoleh hartanya dari jalan haram lalu ia membelanjakannya bukan pada hak-haknya, maka Allah akan menjerumuskannya ke dalam tempat yang menghinakan (neraka). Banyak orang yang dititipi harta Allah dan Rasul-Nya kelak di hari kiamat mendapat siksa api neraka." (HR, al-Baihaqi)
